3885 CFM Refrigerated Air Dryer (Water Cooled) dirancang untuk menghilangkan kelembapan dari udara terkompresi berkapasitas besar melalui proses pendinginan, kondensasi, dan pembuangan kondensat. Saat udara terkompresi panas masuk ke unit, suhu udara diturunkan oleh sistem refrigerasi berpendingin air hingga uap air mengembun menjadi cairan. Kondensat yang terbentuk kemudian dipisahkan dan dikeluarkan melalui katup drain otomatis, sementara udara kering dialirkan ke sistem downstream dengan titik embun tekanan yang stabil pada kisaran 2–10°C.
Tekanan Udara Masuk: 4 – 10 bar (58 – 145 psi)
Suhu Udara Masuk: ≤ 45°C
Suhu Lingkungan: 5 – 45°C
Suhu Air Pendingin Masuk: ≤ 32°C
Aliran Air Pendingin: 250 – 300 L/menit
Daya Listrik: 380V / 3Ph / 50Hz (dapat dikustomisasi)
Lokasi Instalasi: Dalam ruangan, bebas debu, ventilasi baik
Filter yang Direkomendasikan: Pre-filter dan after-filter untuk kinerja optimal
Petrokimia dan penyulingan
Cocok untuk sistem udara terkompresi berkapasitas besar yang membutuhkan pengeringan stabil pada lingkungan proses berat dan temperatur kerja tinggi.
Produksi farmasi
Sesuai untuk sistem utilitas dan proses presisi yang membutuhkan udara bebas kelembapan agar kestabilan peralatan dan kualitas proses tetap terjaga. Sektor farmasi juga termasuk kegiatan industri yang mendapat perhatian penting di Indonesia.
Pengolahan baja dan logam
Ideal untuk menghilangkan kelembapan dari jalur udara terkompresi pada proses pengecoran, pengelasan, fabrikasi logam, dan sistem CNC, terutama pada fasilitas dengan beban kerja tinggi.
Industri tekstil dan plastik
Sangat sesuai untuk menjaga udara tetap kering pada proses yang sensitif terhadap kelembapan, sehingga membantu menjaga performa mesin dan konsistensi hasil produksi.
Sistem udara pusat seluruh pabrik
Cocok untuk pabrik besar yang mengandalkan jaringan udara terkompresi terpusat dan membutuhkan kestabilan titik embun serta operasi 24/7 dengan perawatan minimal.
Wilayah industri bersuhu tinggi di Indonesia
Sangat tepat untuk kawasan manufaktur tropis dengan suhu operasional tinggi dan ketersediaan air pendingin, karena sistem water cooled mampu memberikan stabilitas termal yang lebih baik pada beban besar dibandingkan konfigurasi air cooled.
Jelajahi Lebih Banyak Aplikasi Industri