Filter Udara Terkompresi untuk Sistem Pengolahan Udara Industri
Filter udara terkompresi Lingyu dirancang untuk menghilangkan partikel padat, air cair, aerosol oli, dan uap oli dari udara terkompresi sebelum kontaminan tersebut mencapai pengering udara, peralatan pneumatik, proses produksi, atau aplikasi hilir yang kritis.
Jenis kontaminan yang berbeda memerlukan tingkat filtrasi yang berbeda. Oleh karena itu, sistem pengolahan udara terkompresi yang lengkap umumnya menggunakan beberapa filter secara berurutan, bukan hanya mengandalkan satu filter.
Filter presisi Lingyu Seri D mencakup kapasitas aliran udara dari 1,5 hingga 170 m³/min (sekitar 53 hingga 6.003 CFM), dengan berbagai tingkat filtrasi untuk pra-filtrasi, penghilangan partikel dan aerosol oli halus, penghilangan oli efisiensi tinggi, serta pengolahan dengan karbon aktif.
Kontaminan Apa Saja yang Dapat Dihilangkan oleh Filter Udara Terkompresi?
Udara terkompresi dapat mengandung berbagai jenis kontaminan yang berasal dari udara sekitar, kompresor, jaringan perpipaan, dan sistem udara terkompresi itu sendiri.
| Kontaminan | Sumber Umum | Filtrasi yang Direkomendasikan |
|---|
| Debu / karat / kerak | Udara sekitar dan perpipaan | Pra-filter AO |
| Air cair | Pendinginan dan kondensasi | Separator / pra-filter AO |
| Aerosol oli | Kompresor dan sistem udara | Filter koalesen AA / AX |
| Partikel halus | Kompresor / perpipaan / peralatan hulu | AA / AX |
| Uap oli / bau | Hidrokarbon dari kompresor | Karbon aktif ACS |
Penting untuk membedakan antara oli cair dan aerosol oli dengan uap oli.
Filter koalesen halus digunakan untuk menghilangkan aerosol dan partikel, sedangkan karbon aktif digunakan ketika uap oli residu juga perlu dikurangi.
Tingkat Filtrasi Filter Udara Terkompresi
Lingyu Seri D menggunakan tingkat filtrasi yang berbeda sesuai dengan kualitas udara yang dibutuhkan.
| Grade | Aplikasi | Filtrasi Partikel | Kandungan Oli Residu |
| AO | Pra-Filter | ≥1,0 μm | ≤3 ppm |
| AA | Penghilangan Oli & Partikel | ≥0,1 μm | ≤0,1 ppm |
| AX | Penghilangan Oli Efisiensi Tinggi | ≥0,01 μm | ≤0,05 ppm |
| ACS | Penghilangan Oli dengan Karbon Aktif | N/A | ≤0,003 ppm |
Oleh karena itu, konfigurasi sistem yang umum dapat menggunakan:
AO → AA → AX → ACS
Kombinasi yang tepat bergantung pada jenis kompresor, teknologi pengering udara, kualitas udara yang diperlukan, dan persyaratan proses hilir.
Cara Memilih Filter Udara Terkompresi
Pemilihan filter sebaiknya dimulai dengan menentukan jenis kontaminan yang harus dihilangkan dan kualitas udara yang diperlukan pada sisi hilir.
| Kebutuhan | Grade yang Direkomendasikan |
| Menghilangkan partikel besar, karat, dan kontaminasi kasar | AO |
| Penghilangan umum aerosol oli + partikel | AA |
| Menghilangkan aerosol oli halus dan partikel submikron | AX |
| Mengurangi uap oli / bau hidrokarbon | ACS |
| Melindungi refrigerated air dryer | AO / pra-filtrasi yang sesuai |
| Melindungi desiccant air dryer | AO + AA / AX sesuai kondisi inlet |
| Melindungi proses hilir setelah air dryer | AA / AX sesuai kualitas udara yang diperlukan |
| Persyaratan kandungan oli residu sangat rendah | AX + ACS |
Kapasitas filter juga harus sesuai dengan aliran udara aktual dan tekanan kerja sistem.
Filter yang terlalu kecil akan meningkatkan kecepatan udara dan penurunan tekanan, serta dapat mengurangi kinerja filtrasi.
Pemasangan Filter Sebelum & Sesudah Air Dryer
Posisi filter yang tepat bergantung pada teknologi air dryer yang digunakan.
Konfigurasi umum:
Kompresor → Aftercooler / Separator → Pra-Filter → Refrigerated Air Dryer → Filter Halus → Proses
Filter pada sisi hulu membantu menghilangkan partikel, kontaminan cair, dan aerosol oli sebelum memasuki air dryer.
Filter halus pada sisi hilir kemudian dapat dipilih sesuai dengan kualitas udara yang dibutuhkan oleh proses.
Konfigurasi umum:
Kompresor → Separator → AO → AA / AX → Desiccant Air Dryer → Filter Partikel → Proses
Filtrasi efisiensi tinggi pada sisi hulu sangat penting karena kontaminasi oli dapat menurunkan kinerja adsorpsi dan memperpendek masa pakai desikan.
Filter partikel pada sisi hilir biasanya digunakan untuk menangkap debu desikan sebelum udara terkompresi mencapai peralatan yang sensitif.
Kombinasi filter akhir harus dipilih berdasarkan jenis kompresor, persyaratan air dryer, dan kualitas udara yang dibutuhkan.
Filter Udara Terkompresi dan ISO 8573-1
ISO 8573-1 mengklasifikasikan kualitas udara terkompresi berdasarkan tiga jenis kontaminan utama:
Partikel · Air · Oli
Filter terutama mengontrol kandungan partikel dan oli dalam sistem udara terkompresi, sedangkan air dryer mengontrol uap air / pressure dew point (PDP) yang diperlukan.
Artinya, target kualitas udara berdasarkan ISO 8573-1 biasanya harus dicapai melalui pemilihan rangkaian sistem pengolahan udara secara keseluruhan, bukan hanya melalui satu filter.
Contoh:
Kompresor → Pemisahan Air → Filtrasi Partikel/Oli → Air Dryer → Filtrasi Akhir → Proses
Oleh karena itu, kelas ISO 8573-1 yang diperlukan sebaiknya ditentukan sebelum memilih konfigurasi akhir filter dan air dryer.
Penting: Nilai filtrasi individual Seri D tidak boleh secara otomatis dinyatakan sebagai jaminan kelas ISO 8573-1 untuk keseluruhan sistem udara terkompresi.
Kualitas udara akhir bergantung pada konfigurasi lengkap sistem pengolahan dan kondisi operasional aktual.
Kapasitas Aliran & Pemilihan Housing Filter
Seri D mencakup kebutuhan mulai dari sistem udara terkompresi kecil hingga instalasi terpusat berskala besar.
| Konstruksi Filter | Rentang Aliran Udara | Sambungan Umum |
| Paduan aluminium cor presisi | 1,5–28,8 m³/min | RC3/4" – RC3" |
| Baja karbon dengan flange | 22–170 m³/min | DN80 – DN200 |
Konfigurasi filter standar tersedia untuk kapasitas sekitar 53 CFM hingga 6.003 CFM.
Untuk rentang kapasitas yang saling tumpang tindih, beberapa faktor berikut harus dipertimbangkan selama pemilihan model:
- Ukuran sambungan
- Penurunan tekanan yang diizinkan
- Konfigurasi perpipaan
- Tingkat filtrasi
- Persyaratan instalasi
Penurunan Tekanan & Konsumsi Energi
Setiap filter udara terkompresi menghasilkan sejumlah penurunan tekanan.
Ketika kontaminan terakumulasi pada elemen filter, tekanan diferensial dapat meningkat. Akibatnya, kompresor mungkin perlu bekerja pada tekanan discharge yang lebih tinggi untuk mempertahankan tekanan hilir yang dibutuhkan.
Filter Lingyu Seri D menggunakan jalur aliran internal yang diperbesar untuk membantu meminimalkan kehilangan tekanan dan dilengkapi dengan indikator tekanan diferensial untuk membantu menentukan kapan elemen filter memerlukan servis.
Saat memilih filter, pertimbangkan:
Penurunan Tekanan Awal + Penurunan Tekanan Operasional + Aliran Udara + Beban Kontaminan Filter + Biaya Energi
Karena data teknis Seri D yang tersedia tidak menentukan satu nilai tekanan diferensial nominal yang berlaku untuk semua kondisi, persyaratan penurunan tekanan aktual harus dikonfirmasi berdasarkan model yang dipilih dan kondisi operasionalnya.
Penggantian Elemen Filter & Perawatan
Elemen filter sebaiknya tidak diganti hanya setelah muncul masalah kualitas udara yang jelas.
Perawatan harus mempertimbangkan:
- Indikasi tekanan diferensial
- Jam operasi
- Kondisi kompresor
- Beban oli dan kondensat
- Kontaminasi lingkungan
- Kualitas udara hilir yang diperlukan
- Interval perawatan yang direkomendasikan produsen
Elemen filter yang telah menerima beban kontaminan tinggi dapat meningkatkan penurunan tekanan dan biaya operasional bahkan sebelum terjadi penyumbatan total.
Untuk aplikasi kritis, penggantian elemen filter sebaiknya dimasukkan ke dalam program perawatan preventif, bukan hanya berdasarkan kontaminasi yang terlihat.
Konfigurasi Filter yang Umum
Udara Terkompresi Industri Umum
AO → Refrigerated Air Dryer → AA
Cocok untuk manufaktur umum dan peralatan pneumatik yang memerlukan pengendalian dasar terhadap partikel, kelembapan, dan aerosol oli.
Perlindungan Desiccant Air Dryer
AO → AA / AX → Desiccant Air Dryer → Filter Partikel
Melindungi desikan dari oli dan kontaminasi sekaligus mengendalikan debu desikan pada sisi hilir.
Aplikasi dengan Kandungan Oli Residu Rendah
AO → AA → AX → Air Dryer → ACS
Digunakan ketika pengurangan aerosol oli halus dan uap oli merupakan persyaratan penting.
Konfigurasi yang tepat harus selalu dipilih berdasarkan kualitas udara yang benar-benar dibutuhkan, bukan hanya dengan memasang jumlah filter sebanyak mungkin.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa rating mikron yang saya perlukan untuk udara terkompresi?
Hal ini bergantung pada jenis kontaminan dan persyaratan proses hilir.
Lingyu Seri D menyediakan tingkat filtrasi mulai dari ≥1,0 μm untuk pra-filtrasi hingga ≥0,01 μm untuk penghilangan oli dan partikel dengan efisiensi tinggi.
Apa perbedaan antara filter AO, AA, dan AX?
AO terutama digunakan sebagai pra-filter.
AA memberikan penghilangan aerosol oli dan partikel yang lebih halus.
AX memberikan filtrasi efisiensi tinggi hingga tingkat nominal ≥0,01 μm sesuai spesifikasi Seri D.
Apakah filter karbon aktif dapat menghilangkan oli?
Karbon aktif terutama digunakan untuk mengurangi uap oli dan kontaminasi hidrokarbon.
Filter karbon aktif biasanya harus dipasang setelah filtrasi partikel dan filtrasi koalesen yang sesuai, bukan digunakan sebagai satu-satunya filter untuk menghilangkan oli.
Apakah filter harus dipasang sebelum atau sesudah air dryer?
Biasanya filter dapat diperlukan pada kedua posisi tersebut.
Filter hulu melindungi air dryer dari partikel, oli, dan kontaminasi cair, sedangkan filter hilir melindungi proses akhir. Pada desiccant air dryer, filter hilir juga dapat digunakan untuk menghilangkan debu desikan.
Bagaimana cara mengetahui kapan elemen filter harus diganti?
Pantau beberapa parameter berikut:
- Tekanan diferensial
- Jam operasi
- Beban kontaminasi
- Persyaratan kualitas udara hilir
Seri D dilengkapi dengan indikator tekanan diferensial untuk membantu mengidentifikasi peningkatan hambatan pada elemen filter.
Apakah satu filter udara terkompresi dapat mencapai kelas ISO 8573-1 dengan sendirinya?
Pada umumnya, tidak.
ISO 8573-1 mempertimbangkan
partikel, air, dan oli. Oleh karena itu, kualitas udara yang diperlukan biasanya bergantung pada kombinasi lengkap antara filtrasi, pengeringan, pemisahan kondensat, dan kondisi operasional keseluruhan sistem.