Pengering udara terkompresi adsorpsi tipe stainless steel dirancang untuk menghasilkan udara kering berkualitas tinggi pada aplikasi yang menuntut kebersihan, ketahanan korosi, dan stabilitas proses. Unit ini menggunakan kombinasi PSA (Pressure Swing Adsorption) dan TSA (Temperature Swing Adsorption) untuk menurunkan kandungan uap air di dalam udara terkompresi atau nitrogen, sehingga titik embun keluaran dapat dijaga pada kisaran -20 hingga -50℃ sesuai kebutuhan aplikasi.
Karena menggunakan material stainless steel, unit ini sangat cocok untuk lingkungan proses yang membutuhkan permukaan yang tahan korosi, mudah dibersihkan, dan dapat disterilkan. Karakteristik ini menjadikannya pilihan penting untuk post-treatment udara terkompresi pada industri dengan standar kualitas udara tinggi, terutama pada proses yang sensitif terhadap kelembapan, kontaminasi, dan kondisi sanitasi.
Fluida yang berlaku: udara terkompresi, nitrogen
Aliran udara masuk: Std. 13,5 Nm³/menit | 810 Nm³/jam
Prinsip kerja: PSA (Pressure Swing Adsorption) + TSA (Temperature Swing Adsorption)
Siklus kerja: 50–240 menit (dapat disesuaikan)
Konsumsi gas regenerasi rata-rata: Std. 6% | Min. 3,5% | Max. 8%
Tekanan udara masuk: Std. 7 bar | Min. 6 bar | Max. 10 bar
Kehilangan tekanan saat beban penuh: 0,2 bar
Persyaratan kandungan minyak di udara masuk: udara terkompresi bebas minyak atau ≤0,1 ppm (mg/m³)
Suhu udara masuk: 10–30℃ | Min. 2℃ Max. 40℃
Titik embun udara masuk: ≤15℃
Titik embun udara keluar (kondisi standar): -20 hingga -50℃, menjamin 100% kering
Suhu lingkungan kerja: Min. 2℃ Max. 45℃
| Parameter | Nilai |
|---|
| Fluida yang berlaku | udara terkompresi, nitrogen |
| Aliran udara masuk | Std. 13,5 Nm³/menit | 810 Nm³/jam |
| Prinsip kerja | PSA + TSA |
| Siklus kerja | 50–240 menit (dapat disesuaikan) |
| Konsumsi gas regenerasi rata-rata | Std. 6% | Min. 3,5% | Max. 8% |
| Tekanan udara masuk | Std. 7 bar | Min. 6 bar | Max. 10 bar |
| Kehilangan tekanan saat beban penuh | 0,2 bar |
| Persyaratan kandungan minyak udara masuk | udara terkompresi bebas minyak atau ≤0,1 ppm (mg/m³) |
| Suhu udara masuk | 10–30℃ | Min. 2℃ Max. 40℃ |
| Titik embun udara masuk | ≤15℃ |
| Titik embun udara keluar | -20 hingga -50℃ |
| Suhu lingkungan kerja | Min. 2℃ Max. 45℃ |
Catatan: Untuk model, material khusus, atau persyaratan suhu dan spesifikasi lain, silakan hubungi perusahaan secara langsung agar konfigurasi sistem dapat disesuaikan dengan kebutuhan proyek Anda.
Industri farmasi dan alat kesehatan
Sangat cocok untuk proses yang membutuhkan peralatan mudah dibersihkan, tahan korosi, dan mendukung kualitas udara proses yang stabil. Ini selaras dengan penguatan sektor farmasi dan alat kesehatan di Indonesia.
Industri makanan dan minuman
Cocok untuk lini produksi, pengemasan, dan utilitas udara proses yang membutuhkan udara kering dan higienis, terutama di lingkungan tropis yang lembap. Sektor makanan dan minuman tetap menjadi salah satu pilar utama industri manufaktur Indonesia.
Industri elektronik dan instrumentasi
Sesuai untuk proses yang sensitif terhadap kelembapan, seperti pengujian chip, instrumentasi laboratorium, dan sistem udara presisi, karena membantu mengurangi risiko kondensasi dan menjaga stabilitas proses. Elektronika juga termasuk sektor prioritas industri nasional.
Industri kimia dan petrokimia
Cocok untuk sistem udara proses yang membutuhkan material tahan korosi dan udara kering yang stabil, terutama pada lingkungan yang agresif atau sensitif terhadap kelembapan. Kimia termasuk salah satu kelompok sektor prioritas dalam pengembangan industri Indonesia.
Industri otomotif dan manufaktur presisi
Sangat sesuai untuk lini produksi, peralatan pneumatik, dan area proses yang membutuhkan udara kering serta kebersihan sistem yang lebih tinggi. Otomotif tetap menjadi sektor strategis dalam pengembangan industri Indonesia 2025–2029.
Jelajahi Lebih Banyak Aplikasi Industri