Pengering Adsorpsi Regenerasi Pemanasan Ledak Tanpa Konsumsi Gas bekerja berdasarkan sistem pengering adsorpsi regenerasi pemanasan ledak dengan konsumsi mikro gas, kemudian ditingkatkan dengan pendingin antar-tahap untuk meningkatkan efisiensi regenerasi dan stabilitas operasi. Udara lingkungan yang dihisap oleh blower dipanaskan oleh pemanas untuk memanaskan adsorben, sehingga kelembapan yang terserap dapat dilepaskan dari media pengering.
Pada tahap pendinginan, udara panas akan bersirkulasi melalui pendingin antar-tahap dan menara regenerasi dalam siklus tertutup kontinu, sehingga menara regenerasi dapat didinginkan tanpa menggunakan udara terkompresi produk. Karena seluruh proses regenerasi tidak mengonsumsi udara terkompresi, sistem ini sangat cocok untuk aplikasi industri yang membutuhkan titik embun rendah dengan efisiensi energi lebih baik dan kehilangan udara proses yang sangat minim.
Fluida yang berlaku: udara terkompresi, udara non-korosif
Tekanan masuk terukur: 0,7 MPa (0,6MPa~1,0MPa diperbolehkan, tekanan lain dapat dikustomisasi)
Suhu masuk terukur: 10℃~30℃ (batas suhu masuk: ≤40℃)
Titik embun udara masuk: ≤25℃
Konsumsi gas regenerasi: =0%
Titik embun tekanan keluar: -20℃ / -40℃ opsional
Suhu lingkungan terukur: 35℃ (dapat digunakan 2℃~40℃)
Suhu air pendingin: ≤32℃
Tekanan air pendingin: 0,2 MPa~0,6 MPa
| Kapasitas Pemrosesan (m³/menit) | Diameter Pipa Gas | Daya Total (kW) | Dimensi (mm) LxWxH |
|---|
| 13,5 | DN50 | 7,5 | 1390×970×2297 |
| 17,0 | DN65 | 10,2 | 1750×1050×2271 |
| 21,5 | DN80 | 11,8 | 1750×1050×2471 |
| 25,0 | DN80 | 14,2 | 1800×1050×2597 |
| 28,5 | DN80 | 16,8 | 1900×1100×2454 |
| 32,0 | DN80 | 18,4 | 1920×1260×2600 |
| 37,0 | DN100 | 21,5 | 2175×1340×2750 |
| 41,5 | DN100 | 25,9 | 2200×1350×2752 |
| 45,0 | DN100 | 27,5 | 2400×1500×2852 |
| 50,0 | DN100 | 30,0 | 2540×1670×2938 |
| 55,0 | DN125 | 31,5 | 2650×1700×3138 |
| 60,0 | DN125 | 33,5 | 2700×1840×3150 |
| 65,0 | DN125 | 36,3 | 2750×1840×2888 |
| 75,0 | DN125 | 41,1 | 2750×1840×2888 |
| 85,0 | DN125 | 47,8 | 3100×1900×3050 |
| 95,0 | DN150 | 52,6 | 3250×2100×2950 |
| 110 | DN150 | 59,0 | 3250×2100×2950 |
| 120 | DN150 | 63,8 | 3500×2200×3341 |
| 140 | DN200 | 74,1 | 3700×2400×3420 |
| 160 | DN200 | 89,0 | 3900×2420×3500 |
| 180 | DN200 | 98,5 | 4100×2200×3050 |
| 210 | DN200 | 110,5 | 4200×2835×3150 |
| 260 | DN250 | 136,4 | 5200×2500×3300 |
Catatan: Jika volume udara lebih besar dari 260 m³/menit atau membutuhkan spesifikasi khusus, material, atau persyaratan suhu tertentu, silakan hubungi perusahaan atau dealer kami untuk informasi teknis. Data di atas hanya untuk referensi dan dapat berubah tanpa pemberitahuan sebelumnya. Untuk spesifikasi lain, silakan hubungi perusahaan kami secara langsung.
Industri makanan dan minuman
Sangat sesuai untuk lini proses, pengemasan, dan utilitas udara yang membutuhkan kelembapan rendah dan kestabilan tinggi, terutama di lingkungan tropis yang lembap. Sektor makanan dan minuman tetap menjadi salah satu sektor prioritas manufaktur Indonesia.
Industri kimia dan farmasi
Cocok untuk proses yang memerlukan udara kering stabil, perlindungan terhadap kelembapan, dan efisiensi energi dalam operasi jangka panjang. Kimia dan farmasi termasuk sektor prioritas industri Indonesia.
Industri elektronik dan instrumentasi
Sesuai untuk aplikasi seperti pengujian chip, analyzer laboratorium, kromatografi gas, FTIR, dan sistem CEMS yang membutuhkan udara sangat kering untuk menjaga akurasi dan stabilitas proses. Elektronik juga menjadi bagian penting dari agenda pengembangan industri nasional.
Industri otomotif dan manufaktur umum
Cocok untuk sistem otomasi pneumatik, mesin robotik, air operated pumps, dan aplikasi proses yang memerlukan udara kering kontinu untuk meningkatkan keandalan peralatan dan menekan downtime akibat kelembapan. Sektor otomotif tetap menjadi salah satu fokus penting manufaktur Indonesia.
Aplikasi utilitas industri dengan kebutuhan titik embun rendah
Sangat sesuai untuk generator ozon, pengeringan gelombang pandu, ruang lingkungan, sistem sprinkler kering, kontrol HVAC luar ruangan, dan aplikasi serupa yang menuntut udara kering stabil dengan kehilangan udara proses yang minimal. Pada kondisi Indonesia yang panas-lembap dan masih mengalami dinamika hujan pada masa transisi musim, tipe zero gas consumption seperti ini memberi nilai tambah nyata untuk operasi yang berjalan terus-menerus.
Jelajahi Lebih Banyak Aplikasi Industri